Baru mulai? Baca ini dulu
Kenalan singkat dengan TOEFL ITP, urutan belajar yang disarankan, dan cara memakai tiap fitur di app ini.
Kalau kamu baru buka app ini dan bingung harus mulai dari mana, tenang dulu. Hampir semua orang merasakan hal yang sama di hari pertama: materinya banyak, waktunya terasa sempit, dan nggak jelas mana yang harus didahulukan. Halaman ini membantu kamu menyusun langkah pertama, supaya waktu belajarmu nggak habis untuk menebak-nebak.
TOEFL ITP itu tes apa?
TOEFL ITP Level 1 adalah tes kemampuan bahasa Inggris akademik buatan ETS. Banyak kampus dan lembaga di Indonesia memakainya untuk syarat masuk, kelulusan, atau seleksi beasiswa. Semua soalnya pilihan ganda dengan 4 opsi. Nggak ada bagian menulis esai atau berbicara.
| Section | Jumlah soal | Waktu | Isi singkat |
|---|---|---|---|
| Listening Comprehension | 50 | 35 menit | Part A percakapan pendek, Part B percakapan panjang, Part C talk atau kuliah singkat |
| Structure & Written Expression | 40 | 25 menit | 15 soal melengkapi kalimat, 25 soal mencari bagian yang salah |
| Reading Comprehension | 50 | 55 menit | Sekitar 5 teks akademik, masing-masing sekitar 10 soal |
Totalnya 140 soal dalam 115 menit, dengan skor total 310 sampai 677. Detail lengkapnya ada di halaman Tentang Tes. Untuk sekarang, cukup ingat satu hal: tesnya menguji pola, dan pola bisa dilatih.
Yang perlu diingat
Kamu nggak perlu jago semua topik sekaligus. Cukup tahu topik mana yang paling lemah, lalu perbaiki satu per satu.
Urutan belajar yang disarankan
Urutan ini dibuat supaya tiap jam belajarmu langsung kena ke bagian yang paling butuh diperbaiki. Kamu boleh menyesuaikan, tapi coba ikuti dulu minimal satu putaran.
- 1. Tryout diagnostik. Kerjakan satu paket tryout penuh tanpa belajar dulu. Tujuannya bukan dapat skor bagus, tapi memotret posisimu sekarang. Kerjakan dengan waktu asli dan jangan berhenti di tengah.
- 2. Baca hasilnya. Lihat skor estimasi per section, lalu cari topik yang paling banyak salah. Pilih dua atau tiga topik terlemah sebagai target minggu ini.
- 3. Pelajari materi topik terlemah. Buka Materi untuk topik itu. Baca pelan, kerjakan kuis kecil di tengah materi, dan pahami polanya.
- 4. Latihan per topik. Setelah paham konsepnya, langsung kerjakan soal di Latihan dengan topik yang sama. Mulai dari 10 sampai 20 soal.
- 5. Ulangi lewat Catatan Salah. Soal yang kamu salah tercatat otomatis. Buka lagi beberapa hari kemudian dan kerjakan ulang tanpa melihat pembahasan.
- 6. Tryout lagi. Setelah satu sampai dua minggu, kerjakan paket tryout yang berbeda. Bandingkan hasilnya dengan tryout pertama, lalu pilih target topik berikutnya.
Cara memakai tiap fitur
Materi berisi catatan per topik: Structure dan Written Expression, Listening, Reading, plus strategi umum. Tiap materi dimulai dari intuisi, lalu pola, contoh benar dan salah, jebakan yang sering muncul, dan ringkasan di akhir. Ada juga bagian Panduan seperti halaman yang sedang kamu baca ini.
Latihan adalah tempat kamu meracik sesi sendiri. Pilih bagian tes, pilih fokus topik (atau kosongkan untuk campuran), tentukan jumlah soal, lalu pilih sumber soal: yang belum pernah dikerjakan atau yang pernah salah. Tiap soal langsung dicek dan ada pembahasannya. Nggak ada batas waktu, jadi pakai kesempatan ini untuk benar-benar paham kenapa jawabannya begitu.
Tryout berisi paket tes penuh: 140 soal dengan waktu yang sama seperti tes asli. Paket-paketnya nggak saling tumpang tindih, dan ada juga tryout acak yang diambil dari seluruh bank soal. Riwayat skor estimasimu tercatat, jadi kamu bisa melihat naik-turunnya dari waktu ke waktu.
Catatan Salah mengumpulkan soal yang masih salah di percobaan terakhir. Kamu bisa menyaring per topik, membuka lagi soalnya, dan langsung ke materi yang terkait. Begitu kamu menjawab soal itu dengan benar di percobaan berikutnya, soal itu keluar dari daftar.
Kosakata berisi kumpulan kata akademik yang sering muncul di teks Reading dan percakapan Listening, lengkap dengan arti, sinonim, dan contoh kalimat. Pakai sedikit-sedikit tiap hari, jangan dihafal sekaligus dalam satu malam.
Satu sesi belajar yang realistis
Kamu nggak butuh tiga jam sehari. Sesi 45 sampai 60 menit yang fokus sudah cukup untuk kemajuan yang terasa. Contohnya seperti ini:
- 10 menit: baca satu bagian materi atau ulang catatan dari kemarin.
- 20 sampai 30 menit: latihan 15 sampai 20 soal dari topik yang sama.
- 10 menit: baca pembahasan soal yang salah dan tulis satu kalimat tentang kenapa kamu salah.
- 5 menit: ulang beberapa kata dari Kosakata.
Kalau hari ini cuma sempat 15 menit, itu tetap berarti. Lebih baik sedikit tapi rutin daripada belajar maraton seminggu sekali lalu kelelahan.
Ringkasan
- TOEFL ITP Level 1 punya 3 section, 140 soal pilihan ganda, 115 menit, skor 310 sampai 677.
- Mulai dengan satu tryout diagnostik untuk tahu posisimu, bukan untuk mengejar skor.
- Pelajari materi topik terlemah, lalu langsung latihan dengan topik yang sama.
- Ulangi soal yang salah lewat Catatan Salah beberapa hari kemudian.
- Tryout lagi dengan paket berbeda untuk mengukur kemajuan, lalu ulangi siklusnya.