Wishes & untrue conditions

Kondisi Kebalikan: Wish, If, dan Should Have

Kalimat wish, if yang tidak nyata, should have, dan as if selalu menyiratkan kebalikan dari kenyataan. Belajar membaliknya dengan cepat.

7 menit baca934 kata3 cek pemahaman26 soal latihan

Temanmu bilang, "Coba aja aku tahu ada kuis hari ini." Kamu langsung paham: dia nggak tahu, dan kemungkinan besar dia nggak belajar. Kamu nggak perlu berpikir lama, karena otakmu otomatis membalik kalimatnya. Di TOEFL, kemampuan yang sama diuji dalam bahasa Inggris, dan di sinilah banyak peserta tergelincir.

Kalimat wish dan if yang tidak nyata selalu menyiratkan kebalikan dari kenyataan. I wish I had more time artinya dia nggak punya cukup waktu. Pertanyaan narator biasanya menanyakan kenyataannya, bukan harapannya: "What do we learn from the man?", "What does the woman imply?", atau "What happened to the man?".

Pola

POSITIF di kalimat wish/if = NEGATIF di kenyataan, dan sebaliknya

Bentuk past simple menunjuk sekarang. Bentuk past perfect menunjuk masa lalu.

Yang perlu diingat

Begitu dengar wish, if only, if I had, should have, atau as if, balik dulu kalimatnya sebelum membaca pilihan.

Pola wish dan if only

KalimatKenyataan
I wish I knew her number. (past simple)Saya tidak tahu nomornya sekarang.
I wish I had gone to the review session. (past perfect)Saya tidak datang ke sesi review.
I wish the library were open.Perpustakaannya tutup.
I wish he would stop talking.Dia terus bicara.
If only I hadn't missed the bus.Saya ketinggalan bus.
I wish I didn't have to work tonight.Saya harus kerja malam ini.

Perhatikan dua baris terakhir. Kalimat negatif dalam wish berarti kenyataannya positif. If only I hadn't missed the bus artinya dia memang ketinggalan bus.

MPria:

How was the concert last night?

WWanita:

I wish I'd gone. Everybody says it was amazing.

NNarator:

What does the woman mean?

  • Benar:

    She didn't go to the concert.

    Kebalikan dari 'I wish I'd gone'.

  • Salah:

    She went to the concert and loved it.

    Mengambil isi harapan sebagai fakta.

  • Benar:

    She regrets missing the concert.

    Cara lain menyatakan hal yang sama: dia menyesal nggak datang.

  • Salah:

    She thinks the concert was disappointing.

    Justru orang-orang bilang konsernya bagus.

Cek pemahaman 1/3

W: "I wish I didn't live so far from campus." What do we learn about the woman?

Pola conditional yang tidak nyata

Kalimat if juga bisa berbicara tentang hal yang tidak terjadi. Kuncinya ada di bentuk kata kerjanya. If I had known (past perfect) membicarakan masa lalu yang tidak terjadi. If she weren't so busy (past simple atau were) membicarakan keadaan sekarang yang tidak sesuai harapan.

  • Benar:

    If I had known about the quiz, I would have studied. = He didn't know about the quiz.

    Kenyataannya: tidak tahu, jadi tidak belajar.

  • Salah:

    If I had known about the quiz, I would have studied. = He studied for the quiz.

    Mengambil 'would have studied' secara harfiah.

  • Benar:

    If she weren't so busy, she'd join the club. = She is busy and isn't joining.

    Keadaan sekarang dibalik.

  • Benar:

    Had I brought my umbrella, I wouldn't be soaked. = He didn't bring an umbrella and is wet.

    Inversi tanpa if. Polanya sama dengan 'If I had brought'.

Should have, could have, dan needn't have

Modal + have + V3 membicarakan masa lalu, dan sering menyiratkan kebalikan dari yang terjadi.

KalimatKenyataan
You should have called me.Kamu tidak menelepon (padahal sebaiknya menelepon).
I could have gotten a ride.Sebenarnya bisa dapat tumpangan, tapi tidak mengambilnya.
We shouldn't have eaten so much.Kami makan terlalu banyak.
You needn't have bought me a gift.Kamu membelikan hadiah, padahal tidak perlu.

Cek pemahaman 2/3

M: "You should have told me the meeting was canceled." What does the man mean?

Would rather dan as if

I'd rather you didn't park here adalah cara sopan untuk bilang "tolong jangan parkir di sini". Kenyataannya, orang itu sedang atau akan parkir di sana. Sementara He acts as if he owned the place artinya dia bukan pemiliknya, tapi bersikap seolah-olah begitu.

Kebalikan yang tersirat lewat nada

Kadang kebalikannya nggak muncul dari grammar, tapi dari nada dan pilihan kata. As if I had time to go to a movie! diucapkan dengan nada kesal, dan artinya dia sama sekali nggak punya waktu. I'd love to, but... artinya dia nggak bisa. Dengarkan intonasinya: nada naik turun yang dilebih-lebihkan sering menandakan maksud yang berlawanan dengan kata-katanya.

Cek pemahaman 3/3

W: "Had I known the road was closed, I would have taken the highway." What happened?

Jawaban yang benar untuk tipe ini biasanya berbentuk kalimat sederhana yang menyatakan fakta, misalnya She didn't attend the lecture atau He doesn't have a car. Kalau kamu melihat pilihan seperti itu dan isinya cocok dengan versi terbalik dari kalimat audio, kemungkinan besar itu jawabannya.

Ringkasan

  1. Wish, if only, dan if yang tidak nyata menyiratkan kebalikan dari kenyataan.
  2. Past simple atau were menunjuk sekarang. Past perfect menunjuk masa lalu.
  3. Kalimat negatif dalam wish berarti kenyataannya positif.
  4. Should have, could have, dan needn't have membicarakan masa lalu yang berbeda dari harapan.
  5. Jawaban benar biasanya berupa fakta sederhana, bukan isi harapannya.

Sudah paham? Langsung coba, yuk.

Soal dari topik ini saja. Tiap jawaban langsung dicek, jadi kamu tahu salahnya di mana.