setuju banget
A: This cafeteria food is terrible. B: You can say that again.
Bukan minta diulang. Ini cara santai untuk bilang sangat setuju.
Di Listening, jawaban sering bergantung pada reaksi pembicara kedua: dia setuju, menolak, memberi saran, atau kaget. Ungkapan di sini membantu kamu menangkap maksudnya meski kata-katanya tidak terdengar langsung.
setuju banget
A: This cafeteria food is terrible. B: You can say that again.
Bukan minta diulang. Ini cara santai untuk bilang sangat setuju.
sangat setuju
A: The library should stay open later. B: I couldn't agree more.
Bentuknya negatif, tapi artinya setuju penuh: tidak mungkin lebih setuju lagi.
iya, aku juga merasakannya (setuju)
A: This assignment is taking forever. B: Tell me about it. I've been at it since noon.
Bukan minta diceritakan. Pembicara kedua sedang bilang dia mengalami hal yang sama.
aku juga (untuk kalimat positif)
A: I enjoy the evening lectures. B: So do I.
aku juga tidak (untuk kalimat negatif)
A: I haven't started the reading yet. B: Neither have I.
aku juga sama
A: I'm so ready for spring break. B: That makes two of us.
aku sependapat denganmu
A: We should start the project early this time. B: I'm with you on that.
aku kurang yakin (tidak setuju secara halus)
A: The test will be easy. B: I'm not so sure about that.
maaf, aku tidak setuju (sopan dan formal)
A: That movie was the best of the year. B: I beg to differ.
belum tentu
A: If it's expensive, it must be good. B: Not necessarily.
Pembicara tidak menolak total, hanya bilang anggapan itu tidak selalu benar.
ngomongnya gampang, melakukannya susah
A: Just finish the whole paper this weekend. B: That's easier said than done.
yang benar saja (kaget atau tidak percaya)
A: The bookstore is out of the textbook again. B: You've got to be kidding!
kenapa tidak... (memberi saran)
A: I can't concentrate in my room. B: Why don't you study at the library?
Ini saran, bukan pertanyaan tentang alasan. Jawaban yang benar biasanya berbunyi 'She suggests that he...'.
bagaimana kalau
A: Where should we meet? B: How about the student center?
mungkin sebaiknya kamu
You might want to check the schedule before you go.
kalau aku jadi kamu
If I were you, I'd talk to the professor about it.
Pakai were, bukan was. Ini saran halus, dan biasanya isi saran itulah yang ditanyakan.
sudahkah kamu mempertimbangkan
Have you considered taking the class in the summer?
tidak ada salahnya
It wouldn't hurt to ask for an extension.
Bentuknya negatif, tapi maksudnya saran positif: sebaiknya dicoba.
sebaiknya kamu (ada nada peringatan)
You'd better leave now, or you'll miss the bus.
You'd better adalah singkatan you had better, lalu diikuti verb bentuk dasar.
bagaimana kalau kita
What if we split the work into three parts?
pantas saja
A: Jim has two jobs this semester. B: No wonder he looks so tired.
Pembicara tidak kaget. Dia justru menemukan penjelasan untuk sesuatu yang sudah dia lihat.
oh ya? masa? (kaget, kadang menyindir)
A: The dean is retiring next year. B: You don't say!
siapa sangka
Who would have thought that Tom would become a chemistry major?
sejak kapan (heran karena tidak tahu)
A: Lisa's on the swim team now. B: Since when? She hated swimming!
oh, jadi itu alasannya
A: The heating system is broken. B: So that's why it's so cold in here.
jangan bilang... (menebak kabar buruk)
Don't tell me you lost your notes again!
Pembicara sudah menebak kabar buruknya. Artinya kemungkinan besar tebakannya benar.
aku tidak menyangka sama sekali
A: Mark used to be a professional dancer. B: I never would have guessed.
aku sama sekali tidak tahu
A: The library has a free tutoring service. B: Really? I had no idea.
wah, ternyata (kaget senang)
Well, what do you know! The package arrived a day early.
aku kira kamu... (ternyata tidak)
I thought you were going to the conference this weekend.
Kalimat ini menyiratkan kebalikannya. Kesimpulannya: orang itu ternyata tidak pergi ke konferensi.